Jakarta Selatan — Pada hari Jum’at, 8 Mei 2026, bertempat di Balai Kartini, Kartika Expo Ballroom, Jl. Gatot Subroto No. 6, Kuningan, Jakarta Selatan, Pengurus Pusat Persit Kartika Chandra Kirana menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pameran UMKM Persit dan Fashion Show “Persit Bisa” yang terbagi dalam dua sesi, yaitu sesi I pada pukul 09.45 WIB dan sesi II bertema “Nuansa Nusantara” pada pukul 13.15 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Pengurus Pusat Persit, dengan seluruh undangan hadir tepat waktu 15 menit sebelum acara dimulai serta menunjukkan undangan fisik sebagai tanda masuk.
Pada sesi I, rangkaian fashion show diawali dengan peragaan Batik Lasem pada pukul 10.15–10.35 WIB dan Tapis Lampung pada pukul 10.30–11.00 WIB yang berlangsung meriah. Sementara itu, sesi II menghadirkan puncak peragaan busana “Nuansa Nusantara” dengan subtema Megamendung, Sengkang, dan Juntai pada pukul 16.15–16.40 WIB, yang merepresentasikan kekayaan wastra Nusantara.
Sepanjang acara juga berlangsung Pameran UMKM yang menampilkan berbagai hasil karya ibu-ibu Persit, mulai dari produk fashion, kuliner, hingga kerajinan tangan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas karya yang telah ditekuni oleh anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Di sela-sela kegiatan, berbagai booth UMKM terlihat ramai dikunjungi para undangan. Bahkan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana juga menyempatkan diri mengunjungi langsung booth Sulam Peniti Pariaman yang menampilkan kerajinan khas Minangkabau tersebut.
Seluruh peserta dan undangan mengenakan pakaian Wastra Nusantara sebagai bentuk pelestarian budaya bangsa. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Persit sebagai rumah bagi 240.000 istri prajurit TNI-AD dari Sabang hingga Merauke.
Sejak diluncurkan pada tahun 2024, program #persitbisa hadir bukan sekadar pameran, melainkan tempat bertumbuh bersama, membuka ruang berkarya, dan memberdayakan potensi Ibu Persit secara berkelanjutan.
Melalui #persitbisa, budaya bangsa terus terjaga, potensi Ibu Persit bersinar penuh makna, serta diharapkan menjadi momentum untuk mendorong kreativitas, kemandirian ekonomi, dan kebanggaan budaya di lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana.

