Kombes Pol H.M. Reza CAS Sentuh Nurani Pengendara, Ingatkan Bahaya Lengah di Jalan - REKAM JEJAK

Selasa, 05 Mei 2026

Kombes Pol H.M. Reza CAS Sentuh Nurani Pengendara, Ingatkan Bahaya Lengah di Jalan

 

PADANG, — Kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas kembali digaungkan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat dengan pendekatan yang lebih menyentuh sisi kemanusiaan. Di bawah kepemimpinan H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, pesan sederhana namun bermakna disampaikan kepada masyarakat: fokuslah di jalan, bukan pada layar ponsel.

Imbauan tersebut disampaikan pada Rabu (05/05/2026), menyasar kebiasaan yang kerap dianggap sepele, yakni penggunaan handphone saat berkendara. Padahal, di balik kebiasaan kecil itu, tersimpan risiko besar yang dapat berujung pada kecelakaan fatal.

Dengan gaya komunikasi yang tegas namun penuh empati, Kombes Pol Reza CAS mengingatkan bahwa penggunaan ponsel saat berkendara dapat meningkatkan risiko kecelakaan hingga empat kali lipat. Angka tersebut menjadi gambaran nyata betapa berbahayanya gangguan kecil terhadap konsentrasi pengendara.

Menurutnya, aktivitas sederhana seperti membalas pesan, menerima panggilan, atau sekadar melihat notifikasi, mampu mengalihkan fokus yang seharusnya tertuju sepenuhnya pada kondisi jalan. Dalam hitungan detik, kelalaian itu bisa berubah menjadi penyesalan panjang, bahkan kehilangan yang tak tergantikan.

Dirlantas Polda Sumbar juga menyoroti bahwa banyak peristiwa kecelakaan berawal dari hal-hal yang tampak biasa. Kurangnya konsentrasi dapat menyebabkan hilangnya kendali kendaraan, hingga berujung pada tabrakan dan cedera serius.

Namun lebih dari sekadar data dan risiko, pesan yang dibangun dalam kampanye ini menyentuh sisi emosional. Kombes Reza CAS mengingatkan bahwa setiap perjalanan bukan hanya soal mencapai tujuan, tetapi juga tentang kembali dengan selamat kepada orang-orang tercinta.

“Di balik setiap perjalanan, ada keluarga yang menunggu kepulangan kita,” menjadi pesan kuat yang ingin ditanamkan kepada seluruh pengendara.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diajak memulai dari kebiasaan kecil, seperti mengaktifkan mode senyap pada ponsel sebelum berkendara. Jika dalam kondisi darurat, penggunaan perangkat hands-free bisa menjadi alternatif, meski tetap disarankan untuk meminimalisir komunikasi selama perjalanan.

Sementara itu, apabila penggunaan ponsel tidak dapat dihindari, berhenti di tempat aman menjadi pilihan paling bijak yang dapat mencegah risiko kecelakaan.

Kombes Reza CAS menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan pilihan sadar setiap individu. Ia mendorong masyarakat untuk membangun budaya disiplin dan kebiasaan baik dalam berlalu lintas.

Upaya edukasi yang dilakukan Dirlantas Polda Sumbar pun terus dikembangkan agar tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menyentuh hati masyarakat. Harapannya, setiap pesan yang disampaikan benar-benar dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Satu detik lengah bisa berakibat fatal,” menjadi pengingat bahwa bahaya di jalan raya sering kali datang tanpa peringatan.

Melalui kampanye ini, Dirlantas Polda Sumbar ingin menanamkan kesadaran bahwa keselamatan adalah bentuk kepedulian, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap keluarga yang menunggu di rumah.

Catatan Redaksi:

Apa yang dilakukan Dirlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang nilai kehidupan. Fokus di jalan adalah bentuk tanggung jawab dan cinta yang sederhana, namun berdampak besar.

EYS

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda