REKAM JEJAK

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Selasa, 03 Maret 2026

Kapolres AKBP Agung Tribawanto Gerakkan Koordinasi Forkopimda Pasaman Barat Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran

 

PASAMAN BARAT | Suasana serius namun penuh semangat tampak di ruang Command Center Polres Pasaman Barat ketika jajaran Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat berkumpul mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral melalui Zoom Meeting dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., yang menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menjaga keamanan masyarakat selama momentum Idul Fitri.

Di bawah arahan Kapolres AKBP Agung Tribawanto, rapat koordinasi tersebut menjadi ruang strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi, menyusun strategi, dan memastikan kesiapan setiap sektor dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat pada masa mudik dan perayaan Lebaran. Kehadiran unsur TNI, pemerintah daerah, hingga instansi terkait memperlihatkan kuatnya komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.

Kapolres AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan momen penting bagi aparat untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tertib. Ia menekankan bahwa seluruh personel Polres Pasaman Barat harus siap bekerja maksimal, mulai dari pengamanan jalur mudik hingga pengawasan pusat keramaian.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, koordinasi lintas sektoral menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Lebaran. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen pemerintah serta masyarakat. Oleh karena itu, forum koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh pihak bergerak dalam satu irama demi kepentingan masyarakat luas.

Dalam rapat tersebut, berbagai skenario pengamanan dibahas secara mendalam, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, kesiapan pos pelayanan dan pos pengamanan, hingga langkah antisipasi terhadap potensi bencana dan situasi darurat. Kapolres AKBP Agung Tribawanto juga menekankan pentingnya kesiapan sarana prasarana serta kesiapsiagaan personel di lapangan.

Kapolres AKBP Agung Tribawanto juga mengingatkan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran membutuhkan perhatian khusus, terutama di jalur-jalur utama yang menjadi titik rawan kepadatan. Oleh karena itu, Polres Pasaman Barat akan mengoptimalkan patroli serta menempatkan personel di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, AKBP Agung Tribawanto juga menekankan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi sahabat bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Melalui rapat koordinasi ini, Kapolres AKBP Agung Tribawanto berharap seluruh unsur Forkopimda dapat terus memperkuat komunikasi dan koordinasi hingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 benar benar berjalan optimal. Dengan kesiapan yang matang, masyarakat Pasaman Barat diharapkan dapat merayakan Lebaran dengan penuh rasa aman dan nyaman.

Sinergi yang dibangun oleh Kapolres AKBP Agung Tribawanto bersama Forkopimda menjadi gambaran nyata bahwa keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi yang kuat antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan lembaga terkait menjadi fondasi utama dalam menjaga ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus menegaskan bahwa Polres Pasaman Barat tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang selalu siap bekerja demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Catatan Redaksi: Polisi untuk masyarakat merupakan filosofi pelayanan Polri yang menempatkan kepentingan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Artinya setiap tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum semata, tetapi juga pada perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang humanis sehingga masyarakat merasakan kehadiran polisi sebagai mitra dan penjaga keamanan bersama.

TIM RMO

Minggu, 01 Maret 2026

Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Hadirkan Pesan Humanis Polantas Sumbar, Tertib di Jalan Jadi Ladang Pahala

 

SUMBAR | Kesadaran berlalu lintas bukan sekadar soal aturan, tetapi juga tentang keselamatan dan tanggung jawab bersama. Melalui berbagai kampanye kreatif dan edukatif, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat terus mengajak masyarakat memahami pentingnya tertib di jalan. Di balik gerakan ini, sosok Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H menjadi motor penggerak yang mendorong pendekatan humanis kepada masyarakat.

Langkah edukasi tersebut terlihat dari berbagai materi kampanye keselamatan berlalu lintas yang disebarkan kepada publik. Salah satunya melalui pesan sederhana bertajuk Tips dan Trick Anti Tilang Edition yang mengajak masyarakat mematuhi aturan lalu lintas sebelum berkendara. Pesan itu menekankan pentingnya mengecek kelengkapan surat kendaraan, menggunakan helm dengan benar, tidak melawan arus, serta mematuhi rambu lalu lintas agar perjalanan aman sampai tujuan.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, pendekatan edukasi tersebut tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dikemas dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami masyarakat. Bagi Dirlantas Polda Sumbar itu, kepatuhan berlalu lintas bukan semata untuk menghindari tilang, tetapi untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.

Momentum bulan suci Ramadhan juga dimanfaatkan oleh jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk memperkuat pesan moral kepada masyarakat. Kampanye yang diangkat mengingatkan bahwa puasa dan berkendara di jalan raya sama sama melatih kesabaran. Pesan ini menjadi refleksi bahwa ketenangan, disiplin, dan pengendalian diri merupakan kunci keselamatan di jalan.

Melalui pendekatan tersebut, Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq ingin menghadirkan wajah kepolisian lalu lintas yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi lalu lintas bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga untuk mengedukasi dan melindungi masyarakat di jalan raya.

Berbagai pesan keselamatan yang disampaikan juga dirancang dengan sentuhan kearifan lokal. Personel Ditlantas Polda Sumbar bahkan menggunakan pendekatan budaya daerah agar pesan tertib lalu lintas lebih mudah diterima masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari strategi komunikasi yang humanis dan membumi.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama saat Ramadhan dan menjelang hari raya, edukasi keselamatan menjadi semakin penting. Dirlantas Polda Sumbar menilai bahwa disiplin berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran setiap pengendara, bukan semata karena adanya pengawasan atau penindakan.

Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq juga menegaskan bahwa tertib berlalu lintas merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Setiap aturan dibuat bukan untuk membatasi, melainkan untuk melindungi seluruh masyarakat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Melalui kampanye yang terus digencarkan, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Dengan memahami aturan dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari hari, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Upaya edukasi yang dilakukan jajaran Ditlantas Polda Sumbar ini sekaligus memperlihatkan komitmen kuat dari Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat. Pendekatan yang humanis, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya.

Catatan redaksi: Program edukasi keselamatan lalu lintas yang digagas Dirlantas Polda Sumbar ini mencerminkan semangat polisi untuk rakyat, di mana kehadiran Polantas tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai sahabat masyarakat dalam menjaga keselamatan di jalan.

TIM RMO

Patroli JELBUSA Dirlantas Polda Sumbar Dipimpin Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, Ramadhan Jadi Momentum Berbagi

 

SUMBAR | Suasana menjelang waktu berbuka puasa di sejumlah ruas jalan di Kota Padang tampak berbeda. Di tengah kepadatan aktivitas masyarakat yang bersiap pulang ke rumah, kehadiran personel lalu lintas dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menjadi pemandangan yang menyejukkan. Patroli yang dikenal dengan nama JELBUSA atau Patroli Jelang Buka Puasa ini digerakkan langsung oleh kebijakan Reza Chairul Akbar Sidiq selaku Direktur Lalu Lintas.

Program Patroli JELBUSA menjadi salah satu inovasi humanis yang dilakukan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di wilayah Sumatera Barat selama bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, polisi tidak hanya hadir untuk mengatur lalu lintas dan menjaga ketertiban, tetapi juga menunjukkan sisi kepedulian sosial dengan berbagi takjil kepada masyarakat yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka.

Sebagai pucuk pimpinan di Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan nilai kemanusiaan. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum terbaik bagi aparat untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.

Patroli JELBUSA dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang sering dipadati kendaraan menjelang waktu berbuka puasa. Personel kepolisian terlihat mengatur arus lalu lintas, membantu pengendara menyeberang jalan, hingga memberikan imbauan keselamatan berkendara kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan pembagian paket takjil kepada para pengendara, pengemudi ojek, hingga warga yang masih berada di jalan. Momen tersebut seringkali menghadirkan suasana hangat, ketika anggota polisi menyapa masyarakat dengan ramah sambil menyerahkan makanan berbuka.

Bagi banyak warga, kehadiran polisi dengan pendekatan seperti ini menjadi pengalaman yang berbeda. Polisi tidak lagi hanya dilihat sebagai penegak hukum di jalan raya, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang hadir dengan kepedulian dan empati.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menilai bahwa kegiatan seperti Patroli JELBUSA bukan sekadar agenda rutin Ramadhan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia menegaskan bahwa polisi harus selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Di sisi lain, patroli ini juga memiliki tujuan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas. Menjelang waktu berbuka puasa, mobilitas masyarakat biasanya meningkat tajam. Banyak warga yang bergegas pulang ke rumah atau berburu makanan berbuka sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, kehadiran personel dari Polda Sumatera Barat di titik-titik rawan menjadi langkah strategis untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

Patroli JELBUSA juga menjadi sarana bagi polisi untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara. Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, serta tidak memacu kendaraan secara berlebihan saat mengejar waktu berbuka.

Bagi jajaran kepolisian lalu lintas, keberhasilan menjaga keamanan jalan raya bukan hanya diukur dari kelancaran arus kendaraan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas secara tertib dan aman.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, pendekatan humanis dalam pelayanan lalu lintas terus diperkuat. Ia menekankan bahwa polisi harus hadir bukan sekadar sebagai pengatur jalan, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Melalui Patroli JELBUSA, pesan itu terasa nyata. Polisi hadir di jalan raya bukan hanya untuk memastikan ketertiban, tetapi juga untuk berbagi kebaikan di bulan yang penuh berkah.

Masyarakat yang menerima takjil pun tampak antusias dan menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Bagi mereka, perhatian kecil seperti ini memiliki makna besar karena menunjukkan bahwa polisi benar-benar hadir bersama rakyat.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Patroli JELBUSA diharapkan mampu mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Program ini juga menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang humanis dapat menghadirkan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Catatan Redaksi:

JELBUSA merupakan singkatan dari Patroli Jelang Buka Puasa, sebuah program pelayanan kepolisian yang dilakukan personel lalu lintas saat menjelang waktu berbuka di bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini polisi hadir untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas sekaligus berbagi takjil kepada masyarakat. Semangat yang dibawa dalam kegiatan ini adalah memperkuat nilai bahwa polisi hadir untuk rakyat, melayani dengan pendekatan humanis dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

TIM RMO

Kamis, 26 Februari 2026

Momentum Ramadan, AKBP Agung Tribawanto Pererat Silaturahmi dengan Warga

 

PASAMAN BARAT – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M kembali ditunjukkan jajaran Polres Pasaman Barat. Dipimpin langsung Kapolres Pasaman Barat Agung Tribawanto, ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat pada Kamis (26/2/2026) sore.

Kegiatan sosial tersebut digelar di depan jalan utama Mapolres Pasaman Barat dan langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang melintas. Sejak pukul 16.30 WIB, personel Polres bersama pengurus Bhayangkari telah bersiaga membagikan takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki.

Aksi berbagi ini juga melibatkan Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat, Ny. Panca Agung, beserta jajaran pengurus. Kehadiran Bhayangkari semakin menambah nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa pembagian takjil merupakan bentuk nyata kepedulian Polri, khususnya bagi masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

“Sebanyak 400 paket takjil kami bagikan kepada masyarakat yang melintas di depan Mapolres Pasaman Barat. Ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan kami dengan masyarakat di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Ramadan dinilai menjadi momentum tepat untuk menumbuhkan empati, memperkuat kebersamaan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Sementara itu, Ny. Panca Agung menyampaikan bahwa Bhayangkari Cabang Pasaman Barat senantiasa mendukung kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, berbagi takjil bukan sekadar memberi makanan berbuka, tetapi juga sarana menebar kebaikan dan mempererat tali persaudaraan.

Masyarakat penerima takjil pun tampak mengapresiasi kegiatan tersebut. Banyak pengendara menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian jajaran Polres Pasaman Barat. Suasana hangat penuh keakraban terlihat saat Kapolres dan jajaran menyapa langsung warga sambil membagikan paket takjil.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga menjelang waktu berbuka. Polres Pasaman Barat berkomitmen terus menghadirkan kegiatan sosial serupa sepanjang Ramadan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan.

EYS

Sabtu, 21 Februari 2026

AKBP Agung Tribawanto Tegaskan Polisi Harus Kuat Iman dan Integritas

 

PASAMAN BARAT | Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan komitmennya membangun institusi kepolisian yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga kuat secara spiritual. Komitmen itu terlihat dalam kegiatan Launching “Polisi Mengaji One Day One Khatam Al-Qur’an” yang digelar di Masjid Agung Baitul Ilmi Kabupaten Pasaman Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui zoom meeting tersebut diikuti jajaran kepolisian secara serentak. Namun di Pasaman Barat, kehadiran langsung AKBP Agung Tribawanto bersama para ulama, tokoh masyarakat, dan personel menjadikan suasana terasa lebih hangat dan penuh makna.

Dengan mengenakan seragam dinas lengkap, AKBP Agung Tribawanto tampak duduk bersila bersama personel dan jamaah. Tidak ada sekat antara pimpinan dan anggota. Semua larut dalam lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara tartil dan khusyuk.

Launching gerakan One Day One Khatam Al-Qur’an ini bukan sekadar agenda rutin. Di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, kegiatan ini diarahkan menjadi gerakan pembinaan rohani berkelanjutan bagi seluruh personel Polres Pasaman Barat.

Menurutnya, tugas kepolisian bukan hanya soal penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga menjaga integritas diri. “Al-Qur’an menjadi pedoman moral dalam setiap langkah pengabdian. Polisi yang dekat dengan kitab sucinya akan lebih bijak, lebih sabar, dan lebih humanis dalam melayani masyarakat,” tegas AKBP Agung Tribawanto dalam sambutannya.

Ia menambahkan, gerakan Polisi Mengaji diharapkan mampu membentuk karakter Bhayangkara yang berakhlak, disiplin, dan berempati terhadap masyarakat. Spirit religius menjadi pondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

Masjid Agung Baitul Ilmi menjadi saksi kebersamaan antara aparat kepolisian dan tokoh agama. Para ulama memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang digagas jajaran kepolisian tersebut. Sinergi ini dinilai sebagai langkah strategis membangun hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

AKBP Agung Tribawanto juga menekankan bahwa pembinaan rohani harus berjalan beriringan dengan peningkatan profesionalisme. Dengan keseimbangan itu, Polres Pasaman Barat diharapkan mampu menjadi institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat. Personel yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga doa bersama. Momentum ini menjadi refleksi spiritual sekaligus penguatan soliditas internal.

Gerakan One Day One Khatam Al-Qur’an menjadi simbol bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan moral.

Di akhir kegiatan, AKBP Agung Tribawanto berharap program ini terus berkelanjutan dan menjadi budaya di lingkungan Polres Pasaman Barat. Ia meyakini, perubahan besar selalu dimulai dari pembinaan diri.

Dengan langkah ini, AKBP Agung Tribawanto kembali menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang komando, tetapi juga keteladanan. Polisi yang kuat iman dan akhlaknya akan semakin kokoh dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Kamis, 19 Februari 2026

Patroli Mashur Bersama Kombes Pol Reza, Dirlantas Sumbar Jaga Kamtibmas Sambil Berbagi

 

SUMBAR | Suasana dini hari di Sumatera Barat terasa berbeda. Di tengah sunyinya jalanan menjelang sahur, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan “Patroli Mashur” atau Patroli Makan Sahur. Di bawah komando Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen menjaga keamanan selama Ramadan.

Patroli Mashur bukan sekadar patroli rutin. Kegiatan ini memadukan pengawasan keamanan dan ketertiban lalu lintas dengan aksi sosial membagikan makanan sahur kepada warga yang membutuhkan, pengendara yang masih beraktivitas, hingga pekerja malam yang belum sempat menyiapkan santap sahur.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan tetap tertib berlalu lintas, bahkan di jam-jam rawan menjelang sahur,” ujarnya.

Didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., jajaran Ditlantas menyusuri sejumlah titik strategis. Fokus utama tetap pada pencegahan balap liar, potensi kecelakaan lalu lintas, serta gangguan kamtibmas yang kerap muncul saat malam hingga dini hari.

Namun di sela patroli, sentuhan humanis begitu terasa. Petugas menyapa pengendara dengan ramah, membagikan paket sahur, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Pendekatan persuasif menjadi prioritas, sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Bagi Dirlantas Polda Sumbar, menjaga kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di bulan Ramadan memiliki tantangan tersendiri. Aktivitas masyarakat meningkat, terutama menjelang sahur dan usai salat tarawih. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi langkah preventif yang strategis.

Kombes Pol Reza menekankan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momen refleksi, termasuk dalam berlalu lintas. “Tertib di jalan adalah bagian dari ibadah. Keselamatan diri dan orang lain harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kegiatan Patroli Mashur juga menjadi ruang dialog antara polisi dan masyarakat. Banyak warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ditlantas Polda Sumbar yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga berbagi dan peduli. Kehangatan interaksi itu mencerminkan wajah Polri yang humanis.

Di sisi lain, Wakil Dirlantas AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. Pihaknya ingin memastikan situasi Sumatera Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

Dengan konsep patroli yang adaptif dan responsif, Ditlantas Polda Sumbar membuktikan bahwa tugas lalu lintas bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi dan empati sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas selama bulan suci.

Patroli Mashur menjadi simbol bahwa Dirlantas hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Di tengah cahaya lampu jalan dan suasana dini hari, pesan keselamatan disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh.

Ramadan tahun ini pun terasa lebih bermakna. Di jalan-jalan Sumatera Barat, kehadiran jajaran Ditlantas Polda Sumbar menjadi bukti bahwa keamanan dan kepedulian dapat berjalan beriringan.

Melalui Patroli Mashur, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan komitmennya: menjadikan Ditlantas Polda Sumbar sebagai institusi yang profesional, humanis, dan senantiasa hadir untuk masyarakat.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Rabu, 18 Februari 2026

RAMADHAN 1447 H, KOMBES POL H.M. REZA CHAIRUL AKBAR SIDIQ TEKANKAN KESELAMATAN DAN DISIPLIN BERKENDARA

 

SUMBAR | Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana religius dan penuh harap menyelimuti Sumatera Barat. Di tengah semangat memperbaiki diri dan memperkuat keimanan, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat.

Menurutnya, Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga ruang refleksi dalam kehidupan sosial, termasuk dalam budaya berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan di jalan raya merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan wujud kepedulian terhadap keselamatan sesama.

“Ramadhan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, dan empati. Nilai-nilai itu harus tercermin saat kita berkendara. Jangan karena tergesa menuju berbuka puasa, kita mengabaikan keselamatan,” tegasnya.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menyoroti bahwa setiap bulan Ramadhan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya menjelang waktu berbuka dan selepas salat tarawih. Aktivitas di pusat kuliner, pasar pabukoan, dan kawasan masjid sering memicu kepadatan arus lalu lintas.

Kondisi tersebut, jika tidak diimbangi dengan kesadaran dan disiplin, berpotensi menimbulkan pelanggaran hingga kecelakaan lalu lintas. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan, menggunakan helm standar SNI, mengenakan sabuk pengaman, tidak melawan arus, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk keluarga yang menunggu di rumah,” ujarnya.

Selama bulan suci, jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, meningkatkan patroli di titik rawan kemacetan, serta memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan guna menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga keselamatan di jalan raya sejatinya adalah bentuk ibadah sosial. Melindungi diri dan orang lain dari risiko kecelakaan merupakan bagian dari menjaga kehidupan, yang memiliki nilai luhur dalam ajaran agama.

Di akhir pesannya, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama keluarga mendoakan agar seluruh masyarakat Sumatera Barat diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa hingga meraih kemenangan di Hari Raya.

Ramadhan 1447 H diharapkan menjadi titik balik lahirnya budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat di Ranah Minang, demi terwujudnya jalan raya yang aman, tertib, dan berkeadaban.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi